Conte Berhenti Menganggur, Mourinho Masih Tanda Tanya

Bola60 – Spekulasi mengenai masa depan Antonio Conte tampaknya segera akan berakhir. Mantan pelatih timnas Italia tersebut dikabarkan sudah menerima pekerjaan baru dari raksasa Serie A, Inter Milan.

Seperti diketahui, Conter terakhir kali bekerja ketika menangani Chelsea dan walaupun dirinya berhasil mempersembahkan gelar juara Premier League dan Piala FA dalam dua musim kepelatihannya, Conte tetap harus angkat koper dari Stamford Bridge.

Setelah satu tahun ini menjalani masa istirahat, tampaknya sudah cukup bagi Conte. Dirinya pun dikabarkan akan kembali membesut sebuah tim dalam musim panas tahun ini.

Terima Pinangan Inter Milan
Kini, klub yang menjadi tujuan Conte selanjutnya sudah mulai terkuak seperti yang dilansir dari Football Italia, media-media dari Italia seperti Sky Sports, La Gazzeta dello Sport, La Repubblica sampai Sportitalia ramai-ramai mengabarkan bahwa Conte akan merapat ke Inter Milan.

Dalam beberapa jam terakhir pihak Inter Milan sendiri kabarnya menerima informasi dari perwakilan Conte bahwa klien mereka telah sepakat menerima proposal yang diajukan oleh pihak klub Inter Milan, berupa kontrak tiga musim dengan nominal gaji mencapai 10 Juta Euro permusimnya.

Tidak hanya itu, Conte dikabarkan juga tetap akan menerima jabatan sebagai pelatih Inter Milan walaupun klub berjuluk Nerazzuri tersebut tidak berlaga di Liga Champions pada musim depan.

Inter Milan akan melakukan laga penentuan nasib di klasemen akhir guna memperebutkan posisi empat besar kala menghadapi Empoli pada giornata penutup Serie A pada akhir pekan mendatang.

Peran Marotta
Antonio Conte sebetulnya dikaitkan dengan beberapa klub, termasuk mantan tim yang pernah diasuhnya yakni Juventus. Si Nyonya Tua sendiri baru saja dipastikan akan berpisah dengan Massimiliano Allegri pada akhir musim ini.

Namun pada akhirnya Conte lebih memilih Inter, dan keberhasilan ini tidak lepas dari peran Giuseppe Marotta yang merupakan mantan rekan kerja Conte ketika keduanya masih bersama di Juventus.

Kedatangan Conte akan membuat pelatih Inter saat ini, Luciano Spalleti akan tergusur dari kursi kepelatihan pada musim depan. Laga pamungkas kontra Empoli tampaknya akan menjadi laga perpisahan Spalletti dengan Nerrazzuri.

Kabar Mourinho
Selain Antonio Conte, Jose Mourinho juga santer diberitakan mengenai masa depannya setelah sempat menganggur selepas dipecat Manchester United, laporan terbaru menyebutkan bahwa pelatih berkebangsaan Portugal tersebut telah menyatakan penolakannya terhadap Juventus.

Mourinho adalah salah satu nama pelatih besar yang dapat direkrut oleh Juventus pada musim panas tahun ini, dan selepas lengeser dari kursi kepelatihan Manchester United pada bulan Desember tahun lalu, sampai saat ini dirinya masih belum menemukan klub yang sesuai dengan keinginannya.

Selain Mourinho, Juventus juge membidik Josep Guardiola dan Jurgen Klopp namun keduanya sudah mengetakan penolakannya secara langsung dihadapan publik.

Ronaldo Menginginkan Mourinho?
Beberapa pemberitaan mennyatakan bahwa mendatangkan Mourinho sebagai pelatih Juventus adalah merupakan permintaan khusus dari sang bintang, Cristiano Ronaldo. Rekor penampilan pemain asal Portugal tersebut ketika menjadi anak asuh Mourinho di Madrid terbilang cukup apik.

Mourinho menukangi Real Madrid selama tiga musim dan terhitung dari tahun 2010, dan dibawah arahan sang pelatih Ronaldo tampil sebanyak 164 pertandingan denag mencetak 168 gol.

Sayangnya, menutut laporan dari AS, diketahui bahwa Mourinho tidak tertarik untuk menjadi pelatih Juventus pada musim depan, dan dikabarkan alasan yang mendasarinya adalah kecintaan Mourinho kepada mantan klub yang pernah dilatihnya yang sekaligus merupakan rival bubuyutan Juventus, Inter Milan.

Menyangkut Adanya Rivalitas
Mourinho memiliki kenangan yang sangat bagus ketika masih menjdi pelatih Inter Milan sepuluh tahun silam, sebelum dirinya bergabung dengan Real Madrid. The Special One menjadikan Inter Milan sebagai satu-satunya tim Italia yang mampu meraih treble.

Pencapaian Mou itu terbilang luar biasa, karena Inter tampil diajang terbesar Eropa itu dengan statusnya sebagai kuda hitam. Tetapi mereka sukses mengalahkan banyak klub besar dalam perjalanannya ke babak final, seperti Chelsea dan Barcelona.

Inter Milan bersama Mourinho, berhasil mengangkat trofi Liga Champions Eropa usai dilaga puncak berhasil mengalahkan raksasa Jerman, Bayern Munchen dengan skor 0 – 2, kenangan manis inilah yang membuat Mou menolak permintaan Bianconeri untuk menjadi pelatih.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares